whatsapp image 2025 09 16 at 09.15.17

Sumber Gambar: Youtube.Bankindonesiajatim

Sertifikasi Produk Halal Kunci Daya Saing Global: Peran Lembaga Halal Indonesia Ditekankan di Fesyar Regional Jawa 2025

Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Jawa 2025 di Surabaya menjadi panggung strategis bagi kolaborasi multipihak untuk memajukan ekonomi syariah di Indonesia. Acara pembukaan ini tidak hanya menghadirkan para tokoh kunci, tetapi juga menampilkan visi dan strategi konkret yang saling melengkapi untuk menjadikan Jawa Timur sebagai pusat industri halal terkemuka.

Dalam pidatonya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara tegas menyoroti peran sentral sertifikasi produk halal. Beliau menekankan bahwa sertifikasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah “paspor” yang krusial untuk membuka akses produk lokal ke pasar global. Pesan ini secara langsung menggarisbawahi peran vital lembaga-lembaga halal di Indonesia, seperti MUI dan BPJPH, yang kehadirannya di acara tersebut memperkuat sinyal adanya sinergi kuat antara pemerintah, otoritas keuangan, dan lembaga keagamaan.

Visi yang disampaikan Gubernur bank indonesia tersebut kemudian diterjemahkan menjadi rencana aksi yang terperinci dalam presentasi Bank Indonesia. Program Utama Fesyar Jawa 2025 diuraikan melalui tiga pilar strategis:

  1. Halalan: Berfokus pada hilirisasi dan akselerasi layanan halal dengan mempercepat sertifikasi produk halal dan membentuk Zona KHAS untuk pengembangan komoditas pangan halal.
  2. Siaga: Bertujuan menguatkan keuangan syariah melalui implementasi program pembiayaan dan gerakan sadar wakaf, serta melaksanakan capacity building UMKM yang berpotensi dibiayai perbankan syariah.
  3. Cemerlang: Mendorong literasi ekonomi syariah untuk generasi mendatang melalui kajian dan optimalisasi media digital.

Fesyar Jawa 2025 menjadi platform yang sempurna untuk menunjukkan bagaimana kolaborasi ini dapat berjalan. Pameran yang menampilkan berbagai produk UMKM dan industri syariah yang sudah tersertifikasi halal menjadi bukti nyata dari hasil kerja keras lembaga-lembaga ini. Melalui langkah-langkah ini, diharapkan Indonesia, khususnya Jawa Timur, dapat memantapkan posisinya sebagai pusat produsen halal terkemuka di dunia, didukung oleh peran aktif dan efektif dari seluruh lembaga halal nasional.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top